UGM Akhirnya Bicara Usai Jokowi Tunjukkan Ijazah di Sidang Roy Suryo, Apa Katanya?

Sehari setelah Joko Widodo menunjukkan ijazah SD hingga S1-nya di ruang sidang perkara Roy Suryo, Universitas Gadjah Mada memilih bersikap hati-hati: menghormati proses hukum dan menyatakan belum ada informasi tambahan. Kampus tidak mengeluarkan pernyataan baru soal keaslian dokumen yang diperlihatkan di persidangan.
Ceritanya
JAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya menanggapi aksi Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang menunjukkan ijazahnya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Juru bicara UGM I Made Andi Arsana menyampaikan sikap kampus pada Jumat, 6 November 2026, sehari setelah Jokowi bersaksi dalam perkara dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Roy Suryo.
“UGM menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” kata Made, seperti dikutip CNN Indonesia. Ia menambahkan, “Sejauh ini tidak ada informasi yang perlu ditambahkan.”
Sidang ijazah dalam angka
- Tanggal sidang
- Kamis, 5 November 2026
- Tempat
- PN Jakarta Timur
- Ijazah ditunjukkan
- SD, SMP, SMA, S1
- Unggahan didakwakan
- 28 unggahan
Apa yang terjadi di ruang sidang
Jokowi hadir sebagai saksi pada Kamis, 5 November 2026. Di hadapan majelis hakim, ia memperlihatkan ijazah SD, SMP, SMA, dan S1 Fakultas Kehutanan UGM. “Karena saya sudah berjanji untuk menunjukan ijazah dari SD, SMP, SMA, dan ijazah S1 saya. Mohon, Yang Mulia,” ujarnya, seperti dikutip CNN Indonesia.
Ia juga meminta izin memperlihatkan dokumen itu kepada pengunjung. “Kalau diperkenankan saya mau menunjukkan kepada pengunjung juga, Yang Mulia,” kata Jokowi, seperti dilaporkan CNBC Indonesia. Menurut CNN Indonesia, Jokowi menegaskan foto di ijazah S1 adalah dirinya, serta menyebut ujian skripsinya berlangsung 23 Oktober 1985 dan wisuda 19 November 1985 di Gedung Purna Budaya.
Isi lengkap sikap UGM
Pernyataan UGM kali ini pendek. Selain menghormati proses hukum, Made menyebut kampus akan bersuara bila ada hal baru. “Jika ada perkembangan yang perlu disampaikan, kami akan lakukan pada kesempatan pertama,” katanya kepada CNN Indonesia. VIVA memuat pokok pernyataan yang sama.
Yang perlu dicatat, dalam keterangan terbaru ini UGM tidak menyatakan ulang secara eksplisit soal keaslian ijazah yang diperlihatkan di persidangan. Sikap menahan diri seperti ini lazim ketika sebuah dokumen sedang menjadi bagian dari pembuktian di pengadilan.

Perkara yang sedang diadili
Roy Suryo didakwa menyebarkan tudingan bahwa ijazah Jokowi palsu, baik secara lisan maupun lewat media sosial. Dalam sidang perdana pada 17 September 2026, jaksa menyebut ada 28 unggahan dalam rentang 22 April sampai 21 Mei 2025, termasuk tudingan bahwa pas foto di ijazah itu direkayasa, menurut RCTI+. Dakwaan memakai pasal pencemaran dalam KUHP baru dan UU ITE.
Perkara serupa dengan terdakwa lain, dr. Tifa, disidangkan dalam berkas terpisah di pengadilan yang sama, menurut CNBC Indonesia. Status hukum para terdakwa tetap praduga tak bersalah sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap.
Kenapa polemik ini tak kunjung reda
Di persidangan, Jokowi mengutip survei yang menyebut sekitar 18 persen masyarakat, atau kira-kira 34 juta orang, percaya ijazahnya palsu, menurut CNN Indonesia. Angka itu menunjukkan polemik ini sudah keluar dari ruang media sosial dan menjadi persoalan kepercayaan publik.
“Wong melihat ijazah aslinya saja belum pernah kok sudah bisa menyimpulkan ijazah palsu gimana,” kata Jokowi di persidangan, seperti dikutip CNN Indonesia. Di sisi lain, kubu terdakwa selama ini menuntut pembuktian terbuka. Bagi publik, pengadilan kini menjadi arena resmi untuk menguji klaim kedua pihak.
Yang belum diketahui
Jadwal sidang berikutnya, agenda pemeriksaan saksi lain, dan kapan tuntutan dibacakan belum tercantum dalam sumber yang dirujuk. UGM juga belum menyampaikan apakah akan dihadirkan atau dimintai keterangan resmi dalam persidangan.
Metode dan foto arsip
Naskah disusun dari laporan CNN Indonesia, VIVA, dan CNBC Indonesia tentang sidang 5 November 2026 dan tanggapan UGM, serta laporan RCTI+ tentang dakwaan pada sidang perdana. Kutipan diambil sebagaimana dimuat media tersebut.
Foto dalam artikel ini adalah foto arsip berlisensi bebas dari Wikimedia Commons, bukan dokumentasi peristiwa terbaru.
Jejak sumber
Artikel ini merupakan kompilasi dari sumber terbuka yang disebutkan, bukan liputan lapangan atau wawancara langsung redaksi.
- CNN Indonesia – UGM buka suara soal Jokowi pamer ijazah di sidang Roy Suryo (6/11/2026)
- VIVA – Respons UGM usai Jokowi pamer ijazah di sidang Roy Suryo (6/11/2026)
- CNBC Indonesia – Detik-detik Jokowi tunjukkan ijazah asli di sidang Roy Suryo (5/11/2026)
- CNN Indonesia – Poin-poin kesaksian Jokowi di sidang Roy Suryo (5/11/2026)
- RCTI+ – Sidang perdana Roy Suryo, dakwaan jaksa (17/9/2026)
- Wikimedia Commons – Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada (UGM) di Bulaksumur, Yogyakarta
- Wikimedia Commons – Balairung Universitas Gadjah Mada
Panel ini tidak menyatakan bahwa sumber telah diperiksa ulang hari ini. Baca pedoman editorial dan koreksi.




