5 November 2026
Tentang OpinixPedoman editorial
Opinix

BERITA. KONTEKS. PERSPEKTIF.

Ekonomi · KONTEKS UNTUK WARGA

Aturan Teknis Wajib Halal Ditargetkan 11 Oktober, Apa yang Masih Harus Disiapkan?

Pemerintah meminta aturan teknis segera selesai agar dapat disosialisasikan. Target penyelesaian perlu dibedakan dari aturan yang sudah berlaku.

Bagikan artikel
WhatsApp
Pilihan berbagi lainnya

Menu Aplikasi lain menampilkan aplikasi yang mendukung berbagi di perangkat Anda. Gunakan Salin link untuk menempelkan tautan ke aplikasi lainnya.

Foto arsip: gerobak pedagang makanan kaki lima di Jakarta, 7 September 2011. Foto konteks usaha kuliner; bukan dokumentasi kegiatan sertifikasi halal dan tidak menunjukkan status sertifikasi pedagang.
Foto arsip: gerobak pedagang makanan kaki lima di Jakarta, 7 September 2011. Foto konteks usaha kuliner; bukan dokumentasi kegiatan sertifikasi halal dan tidak menunjukkan status sertifikasi pedagang. Foto: Gunawan Kartapranata / Wikimedia Commons / CC BY-SA 3.0. Ukuran dan kompresi disesuaikan; lisensi foto tetap berlaku.

JAKARTA — Pemerintah menargetkan penyiapan aturan teknis implementasi wajib halal selesai paling lambat 11 Oktober 2026. Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menyampaikan arah tersebut dalam forum bersama Majelis Ulama Indonesia di Jakarta, Kamis, 8 Oktober.

Siaran pers Kemenko Perekonomian menyebut aturan itu perlu segera disosialisasikan kepada pelaku usaha dan asosiasi. Batas waktu penyelesaian merupakan target pemerintah; pernyataan ini sendiri bukan bukti bahwa naskah aturan teknis sudah diterbitkan.

Kesiapan lebih dari naskah aturan

Selain regulasi, pemerintah menyoroti kesiapan infrastruktur, tenaga pendamping, tata kelola, dan rantai pasok. Kemenko juga menyebut program SEHATI, yakni sertifikasi halal gratis bagi usaha mikro dan kecil, sebagai bagian dari dukungan yang terus diperkuat.

“Evaluasi dan perbaikan akan dilakukan,” kata Dradjad dalam siaran pers tersebut. Pernyataan itu menempatkan pelaksanaan kebijakan sebagai proses yang masih perlu dipantau, termasuk dampaknya bagi usaha kecil.

Apa yang perlu dicermati pelaku usaha?

Bagi pelaku usaha, hal yang perlu dibaca berikutnya adalah naskah resmi beserta ketentuan yang sesuai dengan produknya. Target penyusunan aturan, penjelasan pemerintah, dan kewajiban konkret tiap kelompok usaha perlu diperiksa secara terpisah agar keputusan usaha tidak hanya bertumpu pada potongan judul.

Sumber & konteks

Disusun dari sumber publik tertaut yang diperiksa 9 Oktober 2026, bukan wawancara atau liputan lapangan. Tanggal peristiwa disebutkan dalam artikel. Foto arsip/konteks berizin diberi keterangan sesuai sumber aslinya.

Baca konteks lainnya

Lihat semua