Pasar Pelipurlara Penglipuran, Kuliner dan Kerajinan di Hutan Bambu

Pasar lokal bisa menjadi jalan untuk mengenal warga sebuah daerah. Direktori Jadesta Kementerian Pariwisata menempatkan “Pasar Pelipurlara” di kawasan hutan bambu Penglipuran, dengan kuliner tradisional dan kerajinan.
Pada informasi sumber yang diakses 8 Oktober 2026, kegiatan tercantum pada Sabtu dan Minggu. Jadwal tetap perlu dikonfirmasi kepada pengelola sebelum berkunjung.
Bagi pengunjung, percakapan tentang bahan dan cara pembuatan memberi pengalaman yang tidak selalu terlihat dari foto. Produk menjadi pintu masuk mengenali pekerjaan orang di belakangnya.
Foto yang digunakan memperlihatkan kawasan Desa Penglipuran, bukan dokumentasi lapak pasar. Artikel ini bukan laporan kunjungan langsung.
Sumber & konteks
Naskah pertama kali diterbitkan 08/10/2026. Tanggal peristiwa atau sumber disebutkan di dalam tulisan. Sumber diperiksa kembali sebelum publikasi; bukan liputan lapangan Opinix. Foto arsip dipakai sebagai konteks, dengan kredit dan lisensi yang ditautkan.
